Teknik Budidaya Jangkrik

Persaingan bisnis di zaman globalisasi sekarang ini semakin ketat, kita dituntut untuk kreatif dan inovatif untuk mensikapinya. Tuntutan zaman yang semakin komplek membuat kita tidak boleh berpangku tangan hanya mengandalkan pekerjaan sehari-hari saja. Kita dituntut untuk memiliki usaha sampingan untuk menambah inkam atau pendapatan lain. Salah satu peluang bisnis sebagai alternatif penambah penghasilan kita adalah dalam bidang peternakan. Banyak jenis ternak yang bisa kita pilih sesuai dengan keahlian dan kesenangan kita.

Banyak peluang bisnis ternak yang bisa kita lakukan untuk menjadi usaha sampingan kita, dari ternak kecil maupun ternak besar, sebagai contohnya:
1. budidaya semut
2. budidaya gurameh
3. sapi potong
4. budidaya lebah
5. budidaya cacing sutra
6. budidaya jangkrik
dan lain-lain

Salah satu budidaya yang tidak membutuhkan banyak waktu untuk mengurusnya adalah budidaya jangrik. Mungkin bagi sebagian orang, ternak jangkrik dianggap aneh, namun pada kenyataannya, permintaan jangkrik di pasaran sangat tinggi. Jangkrik biasanya digunakan untuk pakan burung kicauan atau untuk umpan memancing. Jangkrik juga digunakan sebagai bahan dasar pembuatan obat-obatan dan kosmetik karena mempunyai kandungan gizi yang cukup tinggi.

Cara Beternak Jangkrik

Beternak jangkrik adalah kegiatan yang gampang-gampang susah, gampang jika kita mau menekuninya, susah jika kita tidak tahu ilmu dan caranya. Sesuatu hal atau cara akan menjadi mudah ketika kita mau mempelajarinya, kuncinya adalah kita harus rajin membaca. Seperti artikel kali ini yang akan membahas sedikit tentang teknik budidaya jangkrik.

Budidaya jangkrik adalah salah satu pilihan tepat sebagai usaha sampingan, disamping tidak membutuhkan tempat yang luas, yang terpenting adalah bahwa budidaya jangkrik tidak membutuhkan modal yang besar. Untuk memulainya dengan skala kecil, kita hanya membutuhkan sekitar Rp. 100.000,- saja. Dengan uang tersebut kita sudah bisa melakukan usaha pembudidayaan jangkrik dan berpeluang untuk meningkatkannya dalam waktu yang singkat.

Memilih Indukan

Apa yang dapat Anda lakukan dengan uang Rp. 100.000,-? Pergilah ke pasar untuk membeli jangkrik sebagai indukan! Pilihlah jangkrik dewasa yang sehat yang terlihat lincah. Jangkrik yang sehat adalah ketika jangkrik berada di dinding kandang, posisinya akan menghadap ke bawah dengan ekor di atas. Belilah jangkrik Rp. 10.000,- (sepuluh ribu rupiah saja). Selanjutnya, tempatkan jangkrik pada kardus yang rapat, bisa menggunakan kardus bekas mi instan, bekas wadah televisi atau yang lainnya. Pada bibir kardus bagian dalam diberi lakban di sekeliling bibir kardusnya, yang tujuannya untuk membatasi jangkrik supaya tidak keluar, karena kaki jangkrik tidak akan bisa berjalan di atas sesuatu yang licin seperti lakban.

Sarang Bertelur

Buatlah sarang untuk bertelur jangkrik. Sarang dapat kita buat dengan menggunakan pasir laut yang lembab yang ditempatkan di dalam baki, atau nampan atau sesuatu yang berbentuk kotak dengan ukuran panjang dan lebar menyesuaikan kardus, sedangkan tingginya sekitar 2 sampai 3 cm. Tempatkan sarang pasir tersebut di dalam kardus, biarkan selama satu minggu supaya jangkrik bertelur. Sementara itu Anda harus membuat kandang permanen dengan menggunakan bahan triplek. Manfaatkan sisa uang tersebut di atas untuk membeli bahan-bahan yang diperlukan.

Kandang

Kandang adalah tempat untuk memelihara jangkrik agar terlindung dari segala macam pengganggunya dan sebagai tempat untuk bertahan hidup dan berkembang biak. Kandang dibuat dengan ukuran panjang 60cm lebar 40cm dan tinggi 40 cm. Seperti pada kardus di atas, kandang permanen ini juga harus diberi pembatas dengan lakban pada bibir bagian dalamnya. Buatlah kandang serapat mungkin, jangan sampai ada lobang sekecil apapun, karena jangkrik yang baru menetas nanti ukurannya sangat kecil dan dapat menyelinap ke dalam lobang yang sangat kecil. Untuk menutupi lobang-lobang kecil pada kandang dapat digunakan lakban.

Penetasan

Setelah satu minggu, jangkrik sudah bertelur pada sarang tersebut, kemudian angkat sarang dan ganti dengan sarang yang baru. Sarang yang kita angkat tadi kemudian dibersihkan, buanglah kotoran jangkrik yang berada di atas permukaan pasir tersebut dengan menggunakan bulu entog. Setelah terlihat bersih kemudian kita periksa, apakah di dalam sarang tersebut sudah terdapat telur jangkrik? Anda bisa membongkar sedikit sarang tersebut untuk memastikan bahwa di dalamnya sudah ada telurnya.

Jika sudah dipastikan bahwa di dalam sarang tersebut sudah banyak telurnya kemudian, pindah dan tempatkan pasir tersebut ke dalam selembar kain yang tebal dan lembut. Bisa menggunakan kaos bekas atau baju bekas, kemudian ikat rapat pada ujung kain tersebut menyerupai kantong. Biarkan selama 3 hari. Setelah tiga hari, buka bungkusan sarang tersebut dan lihatlah, sudah matangkah telur jangkrik. Tanda bahwa telur sudah matang adalah warnanya menjadi putih dan gelap ukurannya semakin besar dibandingkan ketika sebelum di peram di dalam bungkusan kain. Setelah dipastikan telur sudah matang, kemudian pasir diayak menggunakan saringan santan yang menggunakan kain.

Setelah telur kita dapatkan, kemudian masukan telur pada sepotong kain yang lembut dengan ukuran sekitar 30 x 20 cm. Tempatkan telur merata pada permukaan sisahkan, kain kain sekitar 5 cm untuk menutupi telur. Tempatkan kain berisi telur tersebut ke dalam kandang triplek yang telah kita siapkan di atas. Kain tempat penetasan harus selalu lembab, untuk menjaga kelembabannya bisa digunakan semprotan burung. Penyemprotan dilakukan seperlunya untuk menjaga kelembaban kain, tidak terlalu basah karena akan menyebabkan jamur pada telur. Setelah tiga hari telur akan mulai menetas, penyemprotan dihentikan sehingga anak jangkrik tidak mati. Setelah menetas semua sekitar 3-5 hari, angkat kain dan sisa cangkang telur. Biarkan anak jangkrik berada di dalam kandang.

Perawatan Anak Jangkrik

Setelah semua telur jangkrik menetas, kemudian isilah kandang dengan daun kering (daun jati atau daun pisang) sebagai tempat bersembunyi dan berlindung dari serangan musuh. Berilah pakan dengan pakan ayam aduan 521, sebelum diberikan haluskan dulu pakan agar anak jangkrik mudah untuk memakannya. Makanan tambahan berupa daun kangkung. Berilah secukupnya, jangan memberi kangkung terlalu banyak karena sisa kangkung akan membuat kandang menjadi lembab.

Minuman bisa diberikan dengan cara disemprotkan, jangan terlalu basah yang akan menyebabkan media menjadi lembab yang berakibat pertumbuhan jangkrik lambat bahkan bisa mati, karena jangkrik akan dapat berkembang dengan baik pada suhu 25-37 derajat celcius.

Setelah 25 hari, jangkrik bisa dipanen, biasanya untuk pakan burung. Setiap 1 kg jangkrik membutuhkan pakan sampai panen 1.5 kg pakan ayam aduan. Kisaran harga jangkrik saat ini, sekitar 30.000 per kg, atau tergantung daerah masing-masing.

Demikian artikel cara beternak jangkrik, mudah-mudahan bermanfaat, terima kasih atas kunjungan Anda, mohon maaf atas segala kesalahan, kritik dan saran Anda dapat dituliskan pada kotak komentar di bawah ini.

Selamat mencoba semoga sukses.

» Read More...

Pupuk Organik dari Kotoran Sapi

 
Pupuk Organik adalah pupuk yang terbuat dari bahan-bahan organik, seperti kotoran, hewan ternak, sampah organik daun-daunan, dan bahan-bahan organik lainnya. Salah kotoran ternak yang dapat dibuat menjadi pupuk organik adalah kotoran sapi. Kotoran sapi sangat melimpah tersedia di pedesaan sebagai sentra usaha ternak sapi. Untuk mengantisipasi pengaruh buruk terhadap lingkungan dan kesehatan, maka kotoran sapi harus diolah menjadi pupuk organik yang sangat baik untuk memperbaiki struktur tanah yang rusak akibat penggunaan pupuk kimia yang berlebihan. Keuntungan lain dari penggunaan pupuk rganik adalah dapat menghemat biaya produksi pertanian.
Untuk membuat pupuk organik, bahan baku utama yang digunakan adalah limbah ternak berupa kotoran sapi yang bercampur dengan sisa makanannya dan bercampur dengan air kencingnya. Bahan baku ini disediakan lebih kurang masing-masing 10 karung (beratnya 30 kg/karung). Bahan tambahan (substituen) adalah urea, SP-36, abu sisa pembakaran sampah/abu rumah tangga, serbuk kayu, kalsit. Starter digunakan EM4 (efective microorganism).

Peralatan yang diperlukan untuk pembuatan pupuk organik antara lain bak (kotak kayu ukuran 1x1x1 m) 3 buah, sekop, ember, ayakan, termometer, karung/kampil, timbangan, kantong plastik, dan lain-lain. Langkah-langkah pembuatan pupuk organik dilakukan dengan tiga tahap sebagai berikut:



  1. Bahan kotoran ternak disiapkan dengan kelembaban sekitar 60 %. Bila bahan terlalu becek atau kelembaban lebih dari 60 % maka kotoran ternak didiamkan beberapa waktu hingga mencapai kelembaban yang diinginkan. Bila kotoran ternak terlalu kering, maka perlu disiram dengan air agar mencapai kelembaban 60 %. Setelah kotoran ternak kelembaban mencapai 60 %, selanjutnya ditambah dengan serbuk gergaji, starter, urea, dan SP-36, lalu dicampur hingga rata. Diamkan bahan ini selama 1 minggu.
  2. Bahan-bahan pada proses nomor 1 dibalik dengan cara dipindahkan ke bak yang lain. Pada saat pembalikan ini, dilakukan penambahan abu dan kalsit. Proses yang berlangsung sekitar 3 minggu ini perlu dijaga kelembabanya dan suhunya dengan cara pembalikan.
  3. Pada tahap yang terakhir ini, bahan kompos akan mengalami penstabilan, yaitu suhu mulai turun ke suhu normal dan bahan sudah berbentuk remah. Kondisi ini menandakan bahwa bahan kompos telah menjadi kompos (pupuk organik), sehingga siap digunakan. Selanjutnya dilakukan penyaringan dan pengemasan agar dapat disimpan atau diangkut ketempat lain.
 Demikian cara pembuatan pupuk organik dari kotoran sapi secara sederhana, semoga bermanfaat.

» Read More...

Urine Sapi untuk Obat Penyakit Manusia


Urine sapi adalah hasil ekskresi dari alat pencernaan sapi. Urine sapi selain memiliki kandungan nutrisi dan zat hara yang menyuburkan tanah dan sangat dibutuhkan bagi tumbuhan, urine sapi bisa digunakan untuk mengusir serangga. Hal ini di sebabkan karena bau dari urine sapi itu sendiri yang khas dan menyengat yang sangat tidak disukai oleh serangga, sehingga serangga akan menghindar apabila mendapati bau tersebut berada di dekatnya. (Phrimantoro, 1995). Di balik itu semua, ada satu hal yang sangat aneh terjadi di Negara India seperti yang diberitakan oleh merdeka.com pada hari Senin tanggal 11 Maret 2013 dua bulan yang lalu.

Di India, tepatnya di Mangalore negara bagian Karnataka telah beredar sebuah obat yang mujarab yang sedang populer untuk penyembuhan berbagai macam penyakit manusia. Anehnya obat ini terbuat dari urine sapi. Di negara kita, untuk bahan pupuk organik saja masih banyak yang enggan memanfaatkannya, padahan sudah banyak penelitian yang menyebutkan bahwa urine sapi sangat baik untuk tanaman pertanian, apalagi untuk obat yang harus diminum. Wih, apa kira-kira mereka mau minum ya.

Obat ini diberi nama Gomutra Arka yang telah diproduksi oleh Govanithashraya Trust. Urine sapi yang digunakan berasal dari berbagai jenis sapi
di India. Obat ini berkhasiat untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit, seperti penyakit ginjal, penyakit kulit, dan asam urat. Secara ilmiah, obat ini dapat memurnikan darah dan memperpanjang hidup manusia. Jika memang benar adanya, ternyata urine sapi memiliki berjuta-juta manfaat bagi manusia, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Betapa Tuhan menciptakan alam dan isinya saling terkait dan mempengaruhi, tetapi manusianya yang kurang mengerti akan hal yang demikian, sehingga terkadang kurang arif dalam memanfaatkan kekayaan alam ini, sehingga bukan manfaat yang kita petik, malainkan mudarat yang diterima. Semoga dengan berita tersebut, kita mau membuka pikiran kita untuk berwawasan lebih maju dan mau memanfaatkan apa yang diberikan Tuhan untuk kita melalui penciptaan alam semesta ini.

» Read More...

Urine Sapi Banyak Manfaatnya

 

Urine sapi adalah air yang keluar dari alat kelamin sapi yang kita kenal dengan air kencing sapi. Bagi kebanyakan orang, urine sapi merupakan benda menjijihkan yang harus dibuang jauh-jauh. Selain bentuknya yang jorok, urine sapi ini dianggap sebagai zat yang mencemarkan udara karena baunya yang menyengat. Namun bagi sebagian orang yang mengetahuinya, urine sapi merupakan benda yang sangat banyak manfaatnya. Dengan sedikit olah, urine sapi ini menjadi benda yang berharga dalam bidang pertanian, yaitu sebagai pupuk organik yang sekaligus juga sebagai bahan pengusir hama tanaman yang sangat ampuh karena baunya yang menyengat. Urine sapi adalah hasil ekskresi dari alat pencernaan sapi. Urine sapi selain memiliki kandungan nutrisi dan zat hara yang menyuburkan tanah dan sangat dibutuhkan bagi tumbuhan, urine sapi bisa digunakan untuk mengusir serangga. Hal ini di sebabkan karena bau dari urine sapi itu sendiri yang khas dan menyengat yang sangat tidak disukai oleh serangga, sehingga serangga akan menghindar apabila mendapati bau tersebut berada di dekatnya. (Phrimantoro, 1995).

Pemanfaatan urine sapi masih jarang dilakukan oleh petani maupun peternak itu sendiri yang nota bene juga seorang petani. Hal ini karena kurangnya sosialisai oleh petugas dan pengetahuan para peteni dan peternak itu sendiri. Justru malah para blogger atau neter yang sering menggembor-gemborkan tentang pemanfaatan urine sapi bagi pertanian melalui tulisan dan artikel mereka pada media internet. Disadari atau tidak, dengan membiarkan urine sapi ini terbuang begitu saja, sesungguhnya kita telah menyia-nyiakan anugerah Tuhan yang sangat berharga.

Mengapa zaman dahulu sawah-sawah sangat subur dan jarang terserang hama, itu karena zaman dulu para petani sering menggembalakan kerbau maupun sapi di sawah, sehingga kotoran dan air kencingnya langsung masuk ke sawah yang akhirnya dapat menyuburkan tanah dan mengusir hama tanaman. Dengan penemuan baru di bidang pertanian, ternyata urine sapi bisa dimanfaatkan sebagai pupuk organik dan pengusir hama tanaman yang sangat efektif dan murah, yaitu urine sapi dapat dioleh menjadi insektisida alami.

Insektisida adalah senyawa kimia yang digunakan untuk membunuh serangga pengganggu tanaman. Insektisida dapat membunuh serangga dengan dua mekanisme, yaitu dengan meracuni makanannya, dalam hal ini adalah tanaman dan dengan kontak langsung dengan serangga tersebut. Insektisida adalah suatu senyawa atau larutan di mana di dalamnya terdapat unsur-unsur kimia yang apabila tertelan atau terhirup oleh serangga akan mengacaukan system pencernaan serangga tersebut.

Saat ini produk  produk insektisida telah banyak berkembang, baik alami maupun sintetis. Akan tetapi prosentase petani lebih memilih menggunaka insektisida buatan pabrik dengan pertimbangan lebih praktis dan tidak repot serta ampuh dalam mengusir serangga. Padahal apabila di kaji lebih dalam, penggunaan insektisida sintetis dapat menurunkan kualitas produk pertanian. Hal ini disebabkan penyemprotan insektisida tidak hanya mengenai daun sebagai sasaran utama tetapi juga bagian lain tumbuhan temasuk buahnya. Sisa-sisa bahan kimia tersebut akan terus menempel dan terserap hingga mempengaruhi kualitas hasil panen yang akibatnya bila dikonsumsi manusia akan menimbulkan efek negative, misalnya pertumbuhan sel-sel yang tidak pada tempatnya.

Dengan alasan kesehatan dan nilai ekonomis tersebut di atas, maka hendaknya, kita para petani dan peternak memulai memanfatkan urine sapi ini, sebagai bahan organik yang dapat meningkatkan kesuburan tanah, memperbaiki kerusakan tanah akibat bahan kimia yang ditimbulkan oleh insektisida dan pupuk pabrikan, dan mengusir hama tanaman.

» Read More...

Kelinci sebagai pilihan hewan ternak


Kelinci adalah hewan mamalia dari famili Leporidae, yang memiliki bulu tebal dengan telinga tegak panjang dan lebar. Dulunya, hewan ini adalah hewan liar yang hidup di Afrika hingga ke daratan Eropa. Pada perkembangannya, tahun 1912, kelinci diklasifikasikan dalam ordo Lagomorpha. Ordo ini dibedakan menjadi dua famili, yakni Ochtonidae jenis pika yang pandai bersiul dan Leporidae. Asal kata kelinci berasal dari bahasa Belanda, yaitu konijntje yang berarti anak kelinci. Pada awalnya kelinci dijinakkan sebagai hewan hias untuk dinikmati keindahannya, dan sebagai hewan percobaan, maka istilah kelinci percobaan sering dipakai orang untuk mengibaratkan sesuatu yang dijadikan percobaan. Selain itu, sebelumnya kelinci diburu orang di alam liar sebagai konsumsi yang dimanfaatkan dagingnya untuk bahan makanan. Kelinci memiliki daya adaptasi yang sangat baik, sehingga dapat hidup di berbagai belahan dunia.

Beberapa negara yang telah membudidayakan kelinci sebagai hewan ternak di antaranya adalah Spanyol, Perancis, Cina, dan Indonesia. Masyarakat Indonesia dari zaman dahulu telah mengenal kelinci dan mulai diternakkan sejak 1912 yang diawali oleh seseorang dengan kebangsaan Belanda. Kelinci yang dibudidayakan didatangkan dari negara India dan Cylon. Sekarang ini ternak kelinci sudah banyak dilaksanakan oleh berbagai kalangan masyarakat dari kelas atas sampai kelas bawah dengan tujuan yang berbeda, dari mulai untuk hiburan sebagai hewan hias sampai hewan ternak yang dimanfaatkan dagingnya untuk bahan berbagai jenis makanan olahan.

Kelinci, selain dapat dimanfaatkan dagingnya juga dimanfaatkan kotorannya sebagai pupuk organik yang sangat baik sebagai pupuk tanaman pengganti pupuk kimia pabrikan. Berbagai makanan dari olahan daging kelinci di antaranya adalah sate, rendang, abon, sosis, bakso, dan dendeng. Selain itu, daging kelinci juga dapat dibuat untuk pengganti ayam oleh para penjual mi ayam menjadi mi kelinci. Memang lucu kedengarannya, mi kelinci, namun hal itu sudah banyak dilakukan dan ternyata mendapat respon yang bagus oleh para konsumen.


Budidaya kelinci sangat mudah perawatannya. Kelinci dapat diandalkan sebagai ternak penyedia daging yang berkualitas, karena daging kelinci memiliki kandungan protein yang cukup tinggi, rendah kolesterol, dan rendah asam lemak jenuh. Sekarang ini, ternak kelinci mulai dilirik para peternak karena mudahnya perawatannya, tidak membutuhkan tempat yang luas, dan makanannya tersedia gratis di alam. Selain itu perkembangbiakannya tergolong sangat cepat, dalam satu tahun kelinci dapat beranak sampai dengan 6 kali dengan sekali melahirkan bisa 4 sapi 8 anak.

Kulit kelinci juga mempunyai nilai ekonomis yang cukup tinggi. Kulit bulu kelinci dapat digunakan sebagai bahan pakaian berbulu, jaket, selendang, tas, dompet, dan boneka.

» Read More...

Alasan beternak sapi


Sapi adalah hewan peliharaan berkaki empat yang sudah banyak dibudidayakan di suluruh penjuru dunia. Jenis sapi yang dibudidayakan sangat beragam sesuai dengan daerah asalnya. Pemerintah Indonesia sekarang ini sedang menggalakan budidaya sapi yang memiliki manfaat yang sangat banyak, yaitu selain untuk dimanfaatkan dagingnya, sapi juga dapat dimanfaatkan kotorannya. Mengapa pemerintah gencar dalam menggalakan ternak sapi bagi masyarakat pedesaan? Berikut ini alasannya:

Pemerintah mencanangkan pembangunan di bidang peternakan akhir-akhir ini. Pembangunan peternakan bertujuan untuk meningkatkan produk hasil ternak, pendapatan para peternak, membuka lapangan kerja baru, memperluas lapangan kerja, meningkatkan jumlah populasi ternak sapi di Indonesia khususnya di pedesaan yang memiliki sumber-sumber pakan alami yang melimpah, dan meningkatkan kualitas genetika keturunan ternak sapi. Untuk itu, pemerintah bertekad untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata dengan upaya mengembangkan bidang peternakan, khususnya ternak sapi.

Suplai daging untuk memenuhi kebutuhan masyarakat banyak mengalami kendala dan hambatan. Beberapa faktor penghambat pemenuhan target pencapaian pemenuhan akan protein hewani bagi masyarakat adalah minimnya pengetahuan peternak, salah satunya dalam budidaya penggemukan sapi. Ini sangat merugikan bagi para peternak. Produksi peternakan yang masih terbatas, memicu import daging sapi dari luar negeri untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Solusinya adalah dengan meningkatkan perkembangan peternakan sapi pedaging dengan menerapkan peternakan berbasis teknologi maju seperti yang dilakukan oleh negara lain yang telah berhasil. Tujuan akhirnya adalah untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat dan petani peternak itu sendiri.

» Read More...

AD/ART (1) Ada-ada saja (7) air kencing sapi (1) Air Limbah Tahu untuk Minum Sapi (1) akik pacitan (1) alasan beternak sapi (1) Alat bio gas (1) alat pengolah pupuk organik (1) Alexa Rank (3) Alexanderite (15) Amethyse Kecubung (7) amethyst (2) Analisa usaha ternak lele (1) Android (8) Anggaran Dasar (1) Anggaran Dasar KT Gotong Royong (1) Anggaran Rumah Tangga (1) Anggaran Rumh Tangga Gotong Royong (1) Aplikasi Android (13) APPO (1) Aquamarine (5) Artikel (37) Ayam Aduan (2) ayam kampung (1) Babat Tanah Madura (3) Bacan (5) badar besi (2) Bandung (1) BANJARMASIN (1) Bansos (2) bantuan Gubernur (2) bantuan kambing (1) bantuan traktor (1) batu (12) batu akik (12) Batu Akik Super (7) batu asal indonesia (1) Batu asli (1) Batu bacan (1) batu bulu macan (1) batu combong (1) Batu Crystal (2) batu gambar (3) batu giok (1) batu giok indonesia (1) batu jala sutra (2) Batu Langka (3) Batu Misteri (2) Batu mulia (50) batu mulia berdasarkan bulan kelahiran (1) Batu Mustika (2) batu natural (1) batu permata (112) batu pirus (2) batu sinteis (1) batu sintetis (2) batu unik (1) batu zamrud (1) bayam (1) beder lumut (1) Bekasi (1) bekicot (1) bekicot untuk pakan ternak (1) Belanja (10) belut (5) Belut dan Kebiasaan Hidupnya di Alam (1) Benda Mulia (12) Berita (67) Berita Informasi (4) Berita Madura (92) Berkebun (3) berlian (1) Bibit Itik Pedaging Unggulan Lokal (1) bintatang lucu (1) Bisnis (2) black diamond (1) Black Opal (40) black shappire (1) Blitar (1) Blog (4) Blogging (2) blu shapire (2) blue shappire (1) Blue Opal (1) Bogor (1) Buat ktp (5) budidaya bekicot (1) budidaya belut (3) budidaya belut air bersih (1) budidaya belut tanpa lumpur (1) budidaya cacing sutera (1) budidaya gurame (1) budidaya gurami (2) budidaya ikan cupang (1) budidaya ikan koi (1) budidaya kambing (1) budidaya kelinci (1) budidaya klangrang (1) Budidaya Koi Alternatif Peluang Usaha (1) budidaya kroto (9) budidaya lele (1) Budidaya lele sangkurian (1) Budidaya lele sangkurian dengan kolam terpal (1) budidaya lobster air tawar (1) Budidaya Lobster Air Tawar sebagai Udang Konsumsi dan Udang Hias (1) budidaya rang-rang (1) budidaya rangrang (3) budidaya sapi (2) budidaya semut rangrang (5) budidaya sidat (1) bulu macan (2) Bulu Macan Super (1) Bursa Calon Kepala Desa Tambaharjo 2013 (1) cakra (1) Calon Kades Tambaharjo (1) cantik (1) cara beternak ayam buras (1) cara beternak ayam kampung (1) cara beternak belut (1) cara beternak jangkrik (1) cara beternak kroto (1) cara beternak sapi (1) cara budidaya kroto (1) cara memakai batu permata (1) cara membuat fermentsi jerami (1) Cara Membuat Fungisida Organik (1) Cara Membuat Insektisida Organik (1) Cara Membuat Kripik Bayem (1) Cara Memelihara Ayam Ketawa (3) Cara Memelihara Ayam Serama (8) Cara Memilih Ayam Serama (5) cara mengatasi mahalnya pakan lele (1) Cara Mengatasi Penyakit Ayam Serama (3) cara mengatasi penyakit sapi (1) cara mengolah limbah sapi (1) Cara Menguji batu permata (1) cara mengukur cincin (1) Cara Merapikan Jengger Ayam Serama (1) Cara Merawat dan Memelihara Semut Rangrang pada Sarang Toples (1) cara merawat kucing (5) Cara Pembuatan Kompos (1) cara pembuatan pupuk dari urin sapi (1) cara pembuatan pupuk organik (1) cara pemijahan ikan cupang (1) Cara Pemliharaan Telur Serama (2) cara ternak kroto rangrang (1) Cat's Eye (17) cerpen (2) certification (1) Chalcedony (1) Change Colour (17) Cincin (14) Citrine (2) corundum (6) Depok (1) Desa Tambaharjo (2) Diamond (11) DKI Jakarta (1) Emerald Zamrud (9) energi (1) fermentasi jerami (1) FIVE (58) Follower (1) fossil (1) fungisida (1) Gadget (6) Game (1) gemologist (1) Gems Lab report (2) Gemstone (1) Genetically Modified Grass Kills Cattle by Producing Warfare Chemical Cyanide (1) Gotong Royong (1) Guest Book (1) gurame (3) Gurami (5) Harga Batu Mulia (8) harga bbm naik (1) Herbal (5) Hiburan (6) Hobi Batu Mulia (3) Hoby (5) Home Industry (1) htthttp://www.blogger.com/img/blank.gifp://wwhttp://www.blogger.com/img/blank.gifw.blogger.com/img/blank.gif (1) ikan cupang (1) ikan koi (1) Ikan sidat (1) indonesia (1) Info (28) Info Blogging (77) Informasi (37) insektisida (1) INTAN (1) Internet (4) iolite (1) iritasi (1) Istilah batu mulia (1) ITIK PMp : Bibit Itik Pedaging Unggulan Lokal (1) Jade Giok (14) Jadwal Pilkades Kabupaten Kebumen Tahap I 2013 (1) Jadwal Pilkades Tahap I Kabupaten Kebumen 2013 (1) Jadwal Pilkades Tahap II Kabupaten Kebumen 2013 (1) Jadwal Pilkades Tahap III Kabupaten Kebumen 2013 (1) Jadwal Pilkades Tahap IV Kabupaten Kebumen 2013 (1) jalan industri (1) Jamu Ayam Aduan / Ayam Jgo (1) jangkrik (1) Jaringan irigasi perdesaan (1) Jaringan Komputer (1) Jelajah Madura (8) jenis enas (1) jenis sapi (1) jerami (1) JIDES (1) jual bibit tanaman berkualitas (1) kadar emas (1) kalimaya (1) kalung (1) kambing (2) Kami Peduli Kawan ( KPK ) (1) kandang (1) Kandang Ayam Serama (1) kandang kucing (2) kandang sapi (1) karat emas (1) Kasih sayang (1) Kata (5) KBR (1) keajaiban alam (1) Kebumen (4) kecubung (1) kegiatan pengembangan pusat perbibitan ternak pedesaan (1) Kekerasan Batu Mulia (2) Kelapa (1) Kelas Batu Mulia (1) Kelebihan Pupuk Organik Cair (1) Kelinci (1) kemajiran sapi (1) Kemangi (1) kembang turi (1) kemurnian emas (1) keripik bayam (1) kesabaran (1) kesehatan (4) khasiat batu giok (1) Khasiat batu permata (3) koi (2) kolam budidaya nila (1) kolam gurame (1) kolam terpal (1) koleksi langka (1) kontak info (1) kotoran sapi (2) kotoran ternak (1) Kotoran Ternak yang Masih Baru Jangan Langsung Digunakan (1) kredit usaha pembibitan sapi (1) Kripik Bayem yang Lezat Gurih dan Bergizi (1) kroto (12) kucing (3) kucing betina (1) kucing jantan (1) kucing persia (1) Kuliner (3) Kuliner Madura (3) KUPS (1) kutu air (1) Kutu Air sebagai Pakan Benih Ikan (1) Laboratorium Batu Mulia (1) Langka (1) langkah awal ternak kroto (1) Lapis Lazuli (1) Lebaran (1) leher (1) Lelang (7) lele (5) lele sangkuriang (1) limbah tahu (1) lingkungan hidup (1) Link Exchange (1) liontin (1) Lirik Lagu (1) Lobster (5) lobster air tawar (2) Lobster air tawar dan Peluang Usahanya (1) lowongan kerja juni (1) Lumuik Sungai Dareh (1) makanan kucing (2) makanan semut rangrang (2) manfaat belut untuk kesehatan (1) Manfaat daun kemangi (1) Manfaat Daun Kemangi Bagi Kesehatan (1) Manfaat Daun Sirih untuk Kesehatan (1) manfaat kelapa (1) manfaat kotoran sapi (1) manfaat limbah sapi (1) manfaat mengkudu (2) manfaat pohon kelapa (1) Manfaat turi (1) mani gajah (2) manusia (1) mata kucing (1) membuat bio gas (1) menentukan ukuran cincin (1) mengapa memilih budidaya gurami (1) mengenal lele lebih dekat (1) Mengenal Sejarah Ayam Serama (1) Mengkudu (2) Mengkudu Dapat Mengobati Beberapa Macam Penyakit termasuk kangker (1) merawat (1) Merawat Ayam Serama Lanjut Usia (1) merawat kucing (4) meteor (1) Moonstone (4) Moulting atau Pergantian Kulit pada Lobster Air Tawar (1) muhammad (1) Mulia (10) Multi Remote (2) Music (1) Musik (2) Mustika (11) News (49) nilai gizi belut (1) Obat Bubul Pada Ayam Aduan | Ayam Jgo (1) obat herbal (1) obsidian (1) Opal (67) Opal Kalimaya (6) orange shappire (1) organik (1) Otomotif (1) Padparadscha (23) Pakan Gurame murah (1) Pakan gurami (1) pakan ikan (1) pakan lele (2) pakan lele murah (3) Pakan Lele Murah Memanfaatkan Daun-Daunan (1) pakan sapi (1) Pakan ternak murah (1) pasar batu mulia (10) pedoman teknis budidaya bekicot (1) peluang bisnis (1) Pembenihan Ikan Nila (1) pembibitan sapi (1) pembuatan ikat batu mulia (5) pemilu 2014 (2) Pendaftaran Bakal Calon Kepala Desa Ditutup 17 Mei 2013 (1) Pendaftaran Bakal Calon Kepala Desa Tambaharjo (1) pengasahan batu mulia (9) pengembangan usaha agribisnis pedesaan (1) Pengembangan usaha mina pedesaan (1) penggemukan sapi (2) Pengumuman Pilkades Desa Tambaharjo 2013 (1) Penilaian Ayam Serama (3) Penyakit reproduksi pada ternak (1) penyakit sapi (1) perang gaza (1) perikanan (16) Permata (11) Permata Indonesia (3) Permata Nusantara (2) permata super (7) Persiapan Pilkades Tambaharjo (1) Persyaratan Bakal Calon Kepala Desa Tambaharjo (1) Pertanian (11) peta (1) Peta Batu Mulia (1) Peternakan (31) pilkades (5) pilkades 2013 (2) Pilkades Tambaharjo (1) Pirus (18) pirus / turqouise (2) POC (2) pohon turi (1) pompa air (1) profil (20) Proposal (15) proposal alat pengolah pupuk organik (1) proposal bantuan budidaya kambing (1) Proposal bantuan kegiatan irigasi air permukaan (1) proposal bantuan unggas bebek (1) proposal bio gas (1) proposal jalan pertanian (1) proposal JITUT (1) proposal KBR (1) Proposal kebun bibit rakyat (1) Proposal Perikanan (1) proposal pertanian (2) proposal pompa air (1) proposal PUMP (2) proposal smd. sarjana membangun desa (1) proposal traktor (1) proposal tunda jual (1) proposal VBC (1) proposal village breeding center (1) Prospek Cerah Budidaya Gurami (1) Prospek Cerah Budidaya Sidat (1) puap (1) Puisi (1) PUMP (2) pupuk organic (1) pupuk organik cair (3) Pupuk Organik dari Kotoran Sapi (1) pupuk veriensa (1) Pusaka (3) Pusaka Ampuh (1) Pusaka kamarogan (1) Quart (5) rahasia budidaya kroto (1) rangrang (2) Ratu (1) Ratu semut rangrang (1) rawa bening (1) Red Opal (2) Resep (1) Rose Quartz (1) Ruby Cutting (17) ruby madagascar (3) Ruby Star (67) safir (7) sahabat nabi (1) salam tiga jari (1) sapi (9) sapi majir (1) sapi potong (1) sapphire (7) Sapphire Cutting (35) Sapphire Star (53) sarang semut rangrang buatan (1) semut rangrang (10) SEO (11) Sepakbola Madura (17) sertifikasi (1) Sharing Tutorial (21) si kucing (1) sidat (2) sifat kucing (1) sifat-sifat bahan perak (1) Sirih (1) smd (1) Solo (1) sosialisasi pilkades tambaharjo 2013 (1) Special Madura (17) Spinel (3) standart ukuran cincin (1) Status Dan For Blogg (9) SUKABUMI (1) sungai dareh (1) Surat (1) surat perjanjian kerjasama gaduhan ternak (1) Tambaharjo (10) tanaman turi (1) Tangerang (1) Tapak jalak (1) teknik budidaya ayam kampung (1) teknik budidaya ikan cupang (1) Teknik Budidaya jangkrik (1) Teknologi (12) tekstite (1) telur gurame (1) Tempat Pusaka (1) ternak bekicot (1) ternak gurami (1) ternak kelinci (1) ternak kroto (10) ternak lele (1) ternak rangrang (3) ternak sapi (1) ternak semut rangrang (4) thailand (1) Tips (77) tips Android (7) tips dan trip (7) tips kesehatan (66) Tips Memelihara Ayam Ketawa (2) Tips ngeblog (6) tool (1) Topaz (3) topologi jaringan komputer (1) traktor (1) treatment batu mulia (1) Trik Komputer (1) turi (1) turi sumber tambahan penghasilan (1) Tutorial Blogg (74) Umum (1) Unik (11) Unik-nya Madura (16) unique agate (5) urin sapi (1) Urine Sapi (1) Urine Sapi untuk Obat Penyakit Manusia (1) Urine ternak (1) Usaha Budidaya Perikanan melalui Program PUMP (1) usia (1) usia pengembangbiakkan (1) vbc (1) Video (3) Vidio (1) Wawancara Bersama.. (2) White Opal (20) Yellow Opal (1) Yogyakarta (1) zamrud (6)